Dihajar Lubang Beruntun, Truk Pengangkut Tanah Terjungkal di Palrejo, Jalan Nasional Jombang Berlubang
Jombang | Jalan Nasional di wilayah Jombang kembali memakan korban. Gara-gara terperosok lubang jalan yang menganga, sebuah truk gandeng bernomor polisi L 8232 UC mengalami patah as roda hingga gandengannya terguling di Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Selasa (24/2/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini sempat melumpuhkan sebagian arus lalu lintas dan membuat para pengendara lain was-was.
Rudi (38), sang sopir asal Desa Kras - Kediri, menceritakan detik-detik mencekam saat kendaraannya kehilangan keseimbangan. Mengangkut berton-ton tanah liat dari Trenggalek menuju Gresik, ia sudah merasa tidak enak hati sejak memasuki wilayah Jombang.
"Sepanjang masuk Jombang jalannya memang banyak lubang. Tadi itu kena dua lubang beruntun, kena glodak, terus as roda kiri langsung patah. Gandengannya langsung ambruk," keluh Rudi saat ditemui di lokasi.
Beruntung, meski muatan tanah liat tumpah ruah menutupi sebagian bahu jalan, Rudi dan dua kernetnya yang berada di kabin depan dinyatakan selamat tanpa luka sedikitpun.
Lokasi kejadian Desa Palrejo, Sumobito, Jombang, Penyebab Lubang jalan beruntun dan menggakibatkan patah as roda, sehingga muatan tanah liat dari Trenggalek ke Gresik terguling.
Korban Jiwa Nihil (Selamat)
Status evakuasi menunggu pemindahan muatan dan derek
Hingga Selasa siang (12/00 WIB), proses evakuasi masih berlangsung. Bangkai gandengan yang menutupi sebagian badan jalan memaksa pihak kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas secara manual.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini murni kecelakaan tunggal akibat faktor kerusakan jalan dan teknis kendaraan.
"Tidak ada korban jiwa. Personel sudah di lokasi untuk membantu pengamanan arus dan proses evakuasi," tegasnya.
Kondisi jalan nasional di Jombang memang tengah menjadi sorotan warga karena banyaknya tambalan yang tidak rata dan lubang baru yang bermunculan, terutama saat musim hujan. Pengendara diimbau untuk selalu tetap waspada dan menjaga jarak aman.
(Tim)